Dulunya Tukang Tambal Ban, Kini Pak Hariono Sihombing Memiliki Bengkel Motor

Kesuksesan tidak selalu dapat digapai melalui pendidikan formal. Kang Hariono Sihombing telah membuktikannya. Meski hanya lulusan SMP, ia berhasil membangun bisnis bengkel. Sejak tahun 2011, pria kelahiran 38 tahun silam ini, menawarkan jasa servis perawatan motor seperti yang dilakukan banyak bengkel lain.

Ini dilakukan setelah sebelumnya ia bekerja sebagai tukang tambal ban. Cerita awalnya, setelah lulus SMP di Sidikalang, Sumatera Utara, Hariono tidak punya biaya untuk melanjutkan sekolah. Mangkanya, ia merantau ke Jakarta dan langsung bekerja di sebuah usaha tambal ban. Sejak itulah ia mulai mengenal dasar-dasar tentang dunia perbengkelan.

Profilnya sangat setia pada disiplin ilmu dan memiliki konsepsi kerja yang sempurna terhadap profesi. Jika pada etika integritas dapat diartikan sebagai kebenaran dan kejujuran dalam menjunjung norma-norma akan konsistensi kerja, beliau telah membuktikannya dengan benar. Namun,  ruang gerak perjalanan hidup nya dalam menafsirkan makna tersebut harus melalui jalan yang berliku.

“Jujur, saya bukan karna hobi pak. Tp karna saya hanya memikirkan ekonomi. Makanya saya terjun k hmtc. Karna propesi saya tadinya hanya tkg tambal ban. Dari kelas 1, pengen jd kelas 2,” ungkapnya kepada saya, Clenoro pada suatu sesi wawancara di Facebook (19/09/2017).

Rasa Pahit yang Selalu Manis.

Hanya orang yang mampu menghadapi cobaan untuk bisa bertahan hidup di kota besar. Itulah fenomena yang senyatanya dihadapi oleh laki-laki kelahiran 10 Agustus 1979. Bermodalkan ijazah SMP, ia berani menembus kota metropolitan yang sudah terkenal akan tingginya permasalahan sosial.

Kenyataaan informasi yang cukup serupa dengan awal ceritanya mencari nafkah di Jakarta pun segera dihadapinya. “Saya kerja selama 4 thn d daerah ciputat. Dipecat hanya d bayar 1 juta rupiah dan Slma 9 thn tdk pernah plng kampung,” urainya. Mengenai biaya pendidikan sewaktu masuk HMTC (Hartomo Mechanical Training Centre) pada tahun 2008, jelasnya “Saya di biayain sama bos tempat saya kerja yg kedua. Hingga lulus pak.”

Puji Tuhan selalu ia ucapkan dalam menjembatani tiap jengkal anugerah yang telah diberikan oleh Yang Maha Kuasa. “Rasanya manis semua Pak. Karna sudah duluan ngerasain gimana rasaya yang pahit itu.”

Dikatakan Hariono, dengan modal 50 juta rupiah dari bosnya yang kedua, perlahan tapi pasti, dia mulai menekuni usahanya dan menemukan kecocokan. Target yang ditentukan oleh Bos pun seraya menuntut dirinya tuk total bekerja di bidangnya, “Dng catatan, setoran tiap bulan 2 juta rupiah sampae 2016,” jelasnya.

Berkat tekad yang kuat dan kerja tanpa pamrih, target yang diberikan akhirnya bisa tercapai juga. “Saya bersukur bisa jd seorang mekanik. Dan bisa menciptakan lapangan pekerjaan. Dan yg saya didik sudah lebih dari 15 org. Itu yg paling sangat berharga buat saya, yakni bermanfaat buat org lain.”

Kang Hariono tidak pernah sembarangan dalam mendidik rekan kerja. Semua melalui suatu proses tahapan keputusan dan pertimbangan yang seksama. Dapat diduga sudah, bila dasar-dasar pendidikan yang diberikan oleh HMTC telah benar-benar diyakini sebagai yang terbaik.

Pola kerja yang taktis, efektif, solutif, dan dinamis, membuat bengkelnya berkembang dengan pesat. Banyak para pelanggannya menyatakan sangat puas dengan servis yang diberikan. Perlu diketahui bahwa sisi peningkatan yang signifikan dari faktor pelayanan lebih mengkategorikan hasilnya pada jasa di bidang servis dan penjualan peralatan otomotif. Jadi, bengkel nya tidak cenderung memprioritaskan target pasar pada sektor service untuk bidang modifikasi. Dimana biasanya, bidang tersebut sangat didambakan oleh manajemen bengkel.

Saat ini, dirinya memiliki target yang lebih jauh. “Saya mulai buka grosir peralatan bengkel kecil2 an,” terangnya dengan nada bersahaja. Terus, bengkel yang sudah dibangun selama 6 tahun tersebut dipengang oleh, “Anak buah saya.”

 

Nama : Hariono Sihombing

Tempat tgl lahir: Sidikalang, Sumatera Utara, 10 August 1979

Nama Bengkel: Sartika Motor.

Alamat: Jln Raya Sawangan, kel Rangkapan Jaya, kec Pancoran mas, Depok, Jawa Barat.

Facebook: https://www.facebook.com/hariono.sihombing/

Telepon: 0812-9857-7298

 

Puji tuhan bisa menghidupi anak istri saya. N saya hanya butuh kesabaran n kejujuran, kerja keras untk meraih tu semua

 

Sidoli doli pulang ibada sama bapak,a
Met hri mggu ma d hita saluhutna.

 

Hbd amang boru. . . .  Smga seht slalu dan rejeki tambah lancar

 

Rejekki sian TUHAN i. Santai aj brooooo.