Fery Hilton Bisa Sukses, Karena Pembaktian kepada Orang Tua

Menjadi orang tua adalah pekerjaan yang sangat berat. Menunjukkan, betapa besarnya tantangan untuk menjadi panutan yang terbaik bagi keluarga. Apalagi di jaman modern seperti sekarang ini. Kemajuan teknologi memberikan tantangan yang berbeda dibanding sebelumnya.

Dalam menjembatani hal itu, penting bagi orang tua merencanakan masa depan bagi sang anak melalui lembaga pendidikan. Perilaku sopan, pembentukan karekter, budaya dan moral, selain didapat dari keluarga, juga otomotatis diperoleh dari sekolah. Perkembangan nilai-nilai di masyarakat, itu kemudian diterjemahkan dengan baik oleh Pak Fery Hilton, 36, selama menempuh pendidikan di HMTC cabang Jakarta, 2001.

Laki-laki kelahiran 22 Oktober 1981 akrab dengan ruang lingkup bengkel service kendaraan sejak kecil. Kebetulan orang tuanya sudah menggeluti usaha bengkel sejak tahun 1985. Orang tuanya  merintis usaha ini dari bawah, sewaktu jumlah bengkel motor di DI Lampung masih sedikit, serta banyaknya kendaraan bermotor yang bisa dihitung dengan jari.

Setelah lulus di tahun 2002, Fery enggak langsung bekerja pada bengkel yang orang tuanya telah rintis. “Iya, awalny udah bisa bngkar2 motor bantu2 ayah. Cuma ga ngerti yg nmanya gigi rasio,” jelasnya mengenai pengetahuan awal tentang Motor, “Brangkat kursus di HMTC untuk memantafkan bngkar psang dan susun gigi rasio.. Lumayan lah bos setelah lulus..Banyak tmen2 mekanik disini yg bertanya pda saya tntang susun gigi rasio..”

Menyadari pentingnya untuk menimba pengalaman, Pak Ferry pernah bekerja di tim balap HMTC selama 2 tahun bareng sama Uda Harry (Harry Motor). Setelah team balap enggak aktif lagi, Uda Harry mengajak dia untuk ikut mendirikan sebuah bengkel. Tapi ia tolak, karena ingin mencoba untuk mandiri. Ferry kemudian membuka bengkel sendiri di daerah Kelapa Gading.

Pengalaman pahit yang sangat berharga langsung ia peroleh di bulan-bulan awal. “Sewaktu di klp gading, pelanggan sya hanya beberapa org saja di bulan awal, dan pernah merasakan hanya laku baut 1 buah dan busi 1 buah..,” terangnya dengan penuh makna kepada saya, Clenoro Suharto di Facebook, “Klau di AR mtor karena pelanggan ayah uda banyak, dan warga skitar jg uda pada kenal saya. Lumayan byak pelanggan saya.”

Namun keadaan tersebut tidak membuat dia menyerah. Ia terus mencari cara terbaik guna memperoleh manajemen bengkel yang profesional. Dalam perkembangan itu, peran serta komunikasi dengan teman-teman memiliki manfaat yang sangat penting bagi kemajuan. Sejalan dengan itu, akhirnya ia menemukan solusinya pada tahun 2005. Kemudian dikabari lah orang tua melalui telepon. Mendengar kabar baik tersebut, sang Ayah segera menyuruhnya untuk pulang guna mengambil alih usaha bengkel, AR Motor.

Tepat pada tahun 2007, urainya, “Krn fisik ayah yg sudah menurun dan sering lupa. Saya disuruh kembali ke Lampung dan meneruskan bngkel ini..”

 

Nama lengkap: Ferry Hilton

Tempat tanggal lahir: Lampung, 22 Oktober 1981.

Nama Bengkel : AR Motor

Facebook: https://www.facebook.com/ferry.hilton.1

WA: +6281-38006-4448.